
Dalam pertemuan perdana Board of Peace di AS, Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan Indonesia akan mengirimkan 8.000 tentara ke Gaza.
Washington, SBNNEWS.ID - Pemerintah Amerika Serikat secara resmi menunjuk Indonesia menjadi wakil komandan International Stabilization Force (ISF) yang akan dikerahkan ke Gaza, Palestina. Penujukkan itu diterima oleh Presiden Prabowo Subianto yang kembali menegaskan akan mengerahkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dengan ISF.
Penunjukan ini disampaikan dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Washington DC pada Kamis (19/2/2026).
Dalam pengumumannya, Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengatakan bahwa Indonesia adalah satu dari lima negara yang menawarkan pasukan untuk turun ke Gaza. Empat negara lainnya adalah Maroko, Kazakhstan, Kosovo dan Albania.
"Saya ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerimanya, posisi Wakil Komandan ISF. Dengan langkah pertama ini, kami akan mengembalikan keamanan di Gaza," kata Jeffers di hadapan 47 perwakilan negara anggota BoP dalam pertemuan yang disiarkan langsung di Youtube Gedung Putih.
Dalam wawancara dengan wartawan usai pertemuan, Presiden Prabowo membenarkan bahwa Indonesia telah menerima tawaran tersebut. dia mengatakan akan menunjuk perwira terbaik untuk posisi tersebut.
"Iya, mereka minta kita jadi deputy commander ... kita akan cari yang bagus," kata Prabowo.
Dalam pernyataannya dalam pertemuan BoP, Prabowo sekali lagi menegaskan komitmen Indonesia untuk mengirimkan "hingga 8.000 atau lebih jika perlu" pasukan untuk bergabung dengan ISF.
"Kami bersedia berkontribusi dengan pengerahan pasukan ini, untuk berpartisipasi aktif dalam pasukan Stabilization Force, untuk mewujudkan keamanan," kata Prabowo.
Apa tugas ISF ?
Sebagai wakil komandan, perwakilan Indonesia nantinya akan bertugas mendampingi Jeffers dalam memastikan keberhasilan misi ISF di Gaza.
Jeffers, tentara AS yang berpengalaman tempur di Irak, Afghanistan dan Lebanon, mengatakan bahwa ISF memiliki dua tugas, yaitu menstabilkan keamanan di Gaza dan memastikan terbentuknya pemerintahan sipil sebagaimana yang ditetapkan oleh Komite Nasional.
Pasukan ISF, kata dia, akan ditempatkan di lima sektor di Gaza, yaitu Rafah, Khan Yunis, Deir el-Balah, Gaza City, dan Gaza Utara. Dalam beberapa bulan terakhir, kata dia, AS telah menempatkan tim ahli militer di lapangan untuk menyiapkan infrastruktur bagi ISF di kelima sektor tersebut, termasuk membangun markas besar.
"Dalam jangka pendek, kami berencana untuk terlebih dahulu mengerahkan pasukan ke sektor Rafah, selain melatih kepolisian. Target jangka menengah adalah memperluas penempatan sektor demi sektor, dengan sasaran jangka panjang mencapai 12.000 personel polisi dan 20.000 prajurit ISF," kata Jeffers.
Dua negara telah berkomitmen untuk membantu pembentukan dan pelatihan kepolisian Gaza, yaitu Mesir dan Yordania, kata Jeffers.
Rafah merupakan salah satu wilayah paling parah digempur oleh tentara Israel, dan kini sebagian besar kosong karena telah ditinggalkan penghuninya.
Salah satu kesepakatan dalam upaya rekonstruksi Gaza yang digagas Trump adalah pelucutan senjata Hamas. Namun seperti diberitakan Reuters, Hamas masih enggan melucuti senjata karena khawatir akan serangan Israel.
Dalam pidatonya di BoP, Trump mengatakan bahwa "perang telah berakhir" dan Hamas sudah berjanji untuk menyerahkan senjata mereka sehingga tidak perlu menggunakan kekerasan.
"Sepertinya mereka akan melakukan itu, tapi kami akan memastikannya," kata Trump.
Di Gaza, juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ujian sesungguhnya bagi BoP terletak "pada kemampuan mereka untuk memaksa pihak penjajah (Israel) menghentikan pelanggaran gencatan senjata, mewajibkannya untuk memenuhi kewajiban, serta memulai upaya pengiriman bantuan yang sebenarnya serta meluncurkan proses rekonstruksi."
Pemerintah Indonesia sebelumnya telah menyatakan bahwa mereka bisa mundur dari BoP jika ternyata organisasi ini tidak berhasil mendorong kemerdekaan Palestina.


Posting Komentar