Kunjungi Pulau Miangas, Presiden Prabowo berdialog dengan prajurit penjaga Pulau Utara usai dari KTT ASEAN

Momen  Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto (kiri) bersama Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn)Sjafrie Sjamsoeddin (kanan), saat mengunjungi Pos Angkatan Darat (Posad) yang berada di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud dan menyempatkan berbincang langsung dengan dua prajurit TNI-AD yang berjaga di pos tersebut , pada Sabtu, (9/5/2026) usai menghadiri KTT ke-48 ASEAN . (Foto: BPMI Setpres)

Talaud, SBNNEWS.ID
- Pesawat yang membawa Presiden Prabowo Subianto tiba di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pada Sabtu, (9/5/2026) sekitar pukul 10.45 WITA, dalam rangka meninjau langsung wilayah terdepan Indonesia. 

Kehadiran Kepala Negara di pulau paling utara Indonesia tersebut menjadi simbol nyata komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa negara hadir hingga ke titik terluar Indonesia.

Kunjungan Presiden ke Miangas juga turut memastikan adanya pembangunan yang merata hingga ke wilayah perbatasan negara. Di Miangas, Presiden akan meninjau beberapa fasilitas publik dan infrastruktur pendukung masyarakat. 

Dalam perjalanan menuju lokasi peninjauan di Kecamatan Khusus Miangas,mobil Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba berhenti di Pos Angkatan Darat (Posad) Miangas. Persinggahan tersebut tidak termasuk dalam agenda resmi Presiden, tetapi dilakukan secara spontan saat iring-iringan kendaraan melintas di depan pos penjagaan tersebut.

Awalnya, saat mobil Presiden melintas di Posad tersebut, dua prajurit yang tengah berjaga berdiri tegak memberikan salam kehormatan. Melihat hal tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan kendaraan berhenti. Kepala Negara kemudian turun dari mobil dan langsung menghampiri dan menyapa kedua prajurit.

Momen sederhana tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dua prajurit yang bertugas di Posad Miangas yakni Sersan Dua Alan Mandibo dari Yonzipur 19/YKN dan Praka Armoko dari Korem 131/Stg. Keduanya telah menjalankan tugas selama 11 bulan di Miangas untuk menjaga wilayah terdepan Indonesia.

“Rasanya berbincang langsung dengan Bapak, kami merasa suatu kebanggaan buat kami tersendiri sebagai prajurit. Karena ini pertama kali kami bertemu dengan Bapak secara langsung dengan menyapa dan terus bersalaman serta berbincang-berbincang sedikit dan juga menunjukkan barak atau pos kami,” ucapnya.

Dalam perbincangan tersebut, Presiden Prabowo turut menanyakan berbagai hal terkait kehidupan prajurit di Miangas, termasuk kebutuhan air bersih. 

“Yang ditanyakan oleh Bapak Presiden yaitu mengenai sumber air kami, yaitu untuk kebutuhan sehari-hari kami buat masak dan juga untuk mandi dan mencuci. Kami menjawab, kami punya sumur dan sumurnya bersih,” tuturnya.

Selain itu, Presiden juga menanyakan lama masa penugasan hingga kondisi keluarga para prajurit. Bagi Alan dan Armoko, perhatian tersebut meninggalkan kesan tersendiri. Mereka menilai Presiden Prabowo sebagai sosok yang tegas, tetapi dekat dengan prajurit di lapangan.

“Kalau menurut saya, Bapak orangnya tegas, terus perhatian sama anggota. Dan juga menurut saya, Bapak, orangnya sangat peduli sehingga tadi pertama datang langsung singgah dan menuju pos kami,” katanya.

Kedua prajurit itu pun mengaku tidak menyangka dapat bertatap muka langsung dengan Presiden di lokasi penugasan mereka yang berada di ujung utara Indonesia. “Kami tidak menyangka, sama sekali tidak menyangka dapat bertatap muka langsung dengan Bapak Presiden,” tandasnya.

Setelah dari Posad, Presiden prabowo segera melanjutkan perjalanannya. Presiden juga akan berdialog dengan warga guna menyerap aspirasi masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan dasar di wilayah kepulauan terluar.

Miangas bukan sekadar wilayah geografis paling utara Indonesia, melainkan beranda depan negara yang memiliki arti strategis bagi kedaulatan negara. Pemerintah juga terus berupaya menghadirkan pembangunan yang inklusif dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Miangas turut membawa pesan kuat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa di tengah dinamika kawasan. Kehadiran Presiden di wilayah terdepan itu sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat perbatasan yang merupakan garda terdepan penjaga kedaulatan negara.

Dengan berdiri langsung di tanah Miangas, Presiden Prabowo menunjukkan bahwa perhatian negara tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau pulau-pulau kecil yang menjadi penanda batas Indonesia di ujung utara. Dari Miangas, pesan tentang Indonesia yang utuh dan hadir bagi seluruh rakyat kembali digaungkan dengan kuat oleh Presiden Prabowo. (Casandra Editya/BPMI Setpres)


Click to Comment!

0/Post a Comment/Comments