Upacara yang berlangsung khidmat ini tentunya menjadi momen penting untuk mengenang serta memberikan penghormatan kepada para penjaga perdamaian PBB yang telah mengabdikan diri dalam mendukung perdamaian dan stabilitas di berbagai wilayah konflik di dunia.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Perdana Menteri Republik Afrika Tengah, Special Representative of the Secretary-General (SRSG), Chief of General Staff of the Central African Armed Forces (CEMA/FACA), para pejabat tinggi Pemerintah Republik Afrika Tengah, pimpinan MINUSCA, perwakilan korps diplomatik, serta personel militer, polisi, dan sipil PBB.
“Tentunya dengan kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam mendukung upaya perdamaian, keamanan, dan stabilitas yang ada di Republik Afrika Tengah,” ujar Mayjen TNI Maychel Asmi dalam keterangannya yang diterima redaksi SBNnews.id.
Lebih lanjut perwira tinggi yang pernah menjabat Asisten Operasi Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Asops Kaskostrad) ini mengatakan, peringatan International Day of United Nations Peacekeepers menjadi kesempatan untuk mengapresiasi dedikasi, profesionalisme, dan pengorbanan para peacekeepers dalam menjalankan mandat PBB.
“Melalui semangat pengabdian dan kerja sama internasional, para penjaga perdamaian terus berkontribusi dalam melindungi masyarakat sipil, mendukung proses perdamaian, serta membantu menciptakan kondisi yang kondusif bagi stabilitas dan pembangunan berkelanjutan di Republik Afrika Tengah,” ujar alumni Akmil tahun 1997 yang pernah menjabat sebagai Komandan Satgas Yonif Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL ini mengakhiri.
Dalam kesempatan tersebut Mayjen TNI Maychel Asmi yang juga pernah menjabat sebagai Komandan Yonif Linud 328/Dirgahayu Kostrad ini juga tampak didampingi Komandan Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-L/MINUSCA, Letkol Czi Septian Hermawan Saputra, S,Ip, M.Sc., M.Han. (N. Irawan Ranoe)





Posting Komentar