Empat Jenderal Bintang Tiga selimuti jenazah Ryamizard Ryacudu dengan Bendera Merah Putih saat pemakaman

Momen empat perwira tinggi TNI AD berpangkat Jenderal Bintang Tiga mendapat kehormatan menjadi petugas pemegang Bendera Merah Putih yang menutupi peti jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacududi Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). (Foto: Dok. Penkodiklatad)

Jakarta, SBNNEWS.ID
- Sebuah momen langka tergambar saat upacara pemakaman militer Mantan Menteri Pertahanan RI periode 2014-2019, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Dilansir keterangan dari Penkodiklatad, dalam prosesi tersebut empat perwira TNI AD berpangkat Jenderal Bintang Tiga mendapat kehormatan menjadi petugas pemegang Bendera Merah Putih yang menutupi peti jenazah saat jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu saat diturunkan ke liang lahat.

Mereka adalah Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi, Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letjen TNI Mohamad Hasan, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Letjen TNI Iwan Setiawan, dan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Mohammad Fadjar. Empat nama ini semuanya adalah Perwira Baret Merah Kopassus.

“Penunjukan empat Perwira Tinggi TNI AD ini langsung dari KSAD dan merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang pernah mengemban amanah sebagai KSAD dan Menhan RI,” tulis keterangan Penkodiklatad.

Untuk diketahui, upacara pemakaman militer tersebut dipimpin Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa, pengabdian, dan dedikasi almarhum kepada bangsa dan negara.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah TNI Angkatan Darat. Dalam perjalanan pengabdiannya, almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat periode 2002–2005 sebelum kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019. (N. Irawan Ranoe/Penkodiklatad)


Click to Comment!

0/Post a Comment/Comments