SBNNEWS.ID - Kebakaran hebat melanda kompleks perumahan di Asrama TNI Mattoanging, Jalan Opu Daeng Risadju, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (1/9/2026).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WITA ini menghanguskan sedikitnya 35 unit rumah dinas dan baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah upaya intensif petugas selama hampir 1,5 jam.
Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya karena struktur bangunan yang didominasi material kayu serta hembusan angin kencang di tengah kondisi kemarau.
Sebanyak 26 unit armada pemadam, termasuk satu unit kendaraan water cannon milik Brimob Polda Sulsel, diterjunkan untuk melokalisir kobaran api agar tidak merembet ke blok pemukiman padat lainnya di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengungkapkan bahwa petugas sempat menghadapi kendala teknis berupa akses jalan yang sempit serta banyaknya warga yang berkerumun di lokasi kejadian.
Meskipun tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini, BPBD mencatat dua warga mengalami cedera, yakni satu orang mengalami luka robek di dahi dan satu lainnya mengalami sesak napas akut. Keduanya segera dilarikan ke RS Labuang Baji dan RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh kepolisian bersama Polisi Militer. Dugaan awal mengarah pada korsleting arus pendek listrik yang terjadi sesaat setelah aliran listrik menyala kembali menyusul kebijakan pemadaman bergilir di wilayah Makassar.
Pihak Kodam XIV/Hasanuddin bersama Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah memfokuskan upaya pada pendataan 29 kepala keluarga atau sekitar 93 jiwa yang kehilangan tempat tinggal guna penyaluran bantuan logistik darurat dan penyediaan tenda pengungsian sementara.
