Semarang, SBNNEWS.ID - Estafet kepemimpinan Kodam IV/Diponegoro resmi berlanjut. Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menyerahkan satuan Kodam IV/Diponegoro kepada Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., dalam Apel Penyerahan Satuan yang berlangsung di Lapangan Makodam IV/Diponegoro, Semarang, Senin (19/10/2026).
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan kepada seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan keluarga besar Kodam IV/Diponegoro yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama menjabat sebagai Pangdam.
Menurutnya, berbagai pencapaian yang diraih satuan merupakan hasil dari komitmen, dedikasi, loyalitas, dan kerja sama seluruh personel. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program kerja dan anggaran, serta dukungan terhadap program pemerintah di daerah, tidak terlepas dari kontribusi seluruh jajaran.
"Karena itu, saya menyampaikan terima kasih atas pengabdian tanpa pamrih yang telah diberikan untuk menjaga nama baik dan kejayaan Kodam IV/Diponegoro.
Sebelumnya, selama sekitar 15 bulan memimpin Kodam IV/Diponegoro, Achiruddin bersama jajarannya menjalankan sejumlah program internal dan program strategis pemerintah. Program tersebut meliputi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, pembangunan jembatan, pembuatan titik-titik sumur bor, penguatan ketahanan pangan, serta pendampingan masyarakat dalam kegiatan pertanian.
Achiruddin yang selanjutnya akan mnejabat sebagai Wakil Kepala Staf Terirtorial (Wakaster) TNI ini mengatakan bawa, berbagai program tersebut telah diupayakan dan diselesaikan bersama prajurit Kodam IV/Diponegoro, termasuk jajaran Korem dan Kodim.
“Yang pasti, selama 1 tahun 3 bulan ini saya selaku Pangdam sudah berupaya optimal dan alhamdulillah semua program yang dilaksanakan bisa kita selesaikan secara baik,” ujar Achiruddin yang merupakan alumni Akmil tahun 1997 ini.
Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. yang karir militernya dibesarkan di Satuan 81 Penanggulangan Teror (Gultor), Komando Pasukan Khusus (Kopassus TNI-AD ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas bersama.
"Saya berharap hubungan kekeluargaan dan silaturahmi yang telah terjalin tetap terpelihara meskipun dirinya melanjutkan pengabdian sebagai Wakil Kepala Staf Teritorial TNI.
Kepada seluruh prajurit dan PNS, ia berpesan agar tetap menjaga semangat, dedikasi, dan loyalitas serta mendukung sepenuhnya kepemimpinan Pangdam yang baru.
"Bagi saya, kesinambungan pengabdian menjadi modal penting agar berbagai program positif yang telah berjalan dapat terus dikembangkan demi kemajuan satuan dan kepentingan bangsa serta negara," ujar mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) ini.
Menerima estafet kepemimpinan tersebut, Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han. menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan karya yang telah ditorehkan Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. selama memimpin Kodam IV/Diponegoro. Ia menilai berbagai kebijakan strategis, inovasi, serta pembangunan yang telah dilaksanakan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan satuan dan meningkatkan kesejahteraan prajurit beserta PNS.
Atas nama keluarga besar Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han. yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi I bidang Kesiapsiagaan Nasional dan Kontra Radikalisasi di badan nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) ini menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kontribusi pendahulunya.
"Saya mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk mempertahankan soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah, TNI Angkatan Darat, dan program Kodam IV/Diponegoro," ujar Mayjen TNI Sudaryanto.
Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han. yang merupakan alumni Akmil tahun 1993 juga menegaskan kesiapannya menerima tugas, wewenang, dan tanggung jawab sebagai Pangdam IV/Diponegoro.
"Dengan dukungan seluruh personel, ia berharap kesinambungan program dan semangat pengabdian dapat terus dijaga untuk membawa Kodam IV/Diponegoro semakin maju dan dicintai rakyat," kata mantan Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kodam V/Brawijaya ini
Mantan Komandan Rindam III/Siliwangi ini mengatakan, strategi kepemimpinan Kodam IV/Diponegoro akan tetap berlanjut dengan meneruskan program prioritas nasional dan program unggulan yang telah dilaksanakan oleh pejabat sebelumnya.
Ada tiga program utama yang menjadi fokus kepemimpinan perwira tinggi yang karir militernya dibesarkan di Satuan 81/Gultor Kopassus ini , yaitu, Ketahanan pangan, untuk mendukung penguatan ketersediaan pangan; Ketahanan energi, sebagai bagian dari program prioritas nasional; dan Ketahanan air, termasuk melalui program penyediaan sumber air.
“Seperti yang sudah kita tahu bersama bahwa ada tiga program unggulan, yaitu ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air,” kata mantan Komandan Grup 1/Para Komando Kopassus ini.
Selain pergantian kepemimpinan, sebelumnya Kodam IV/Diponegoro juga telah satu Korem dan menyerahkan 10 Komando Distrik Militer (Kodim), terdiri atas lima Kodim di Jawa Tengah dan lima Kodim di Yogyakarta yang semuanya ada dibawah kendali Korem 072/Pamungkas, seiring dengan pemekaran Kodam XXV/Mataram di Yogyakarta.
"Pemisahan tersebut merupakan keputusan pimpinan. Dengan pembagian wilayah komando, penataan kewilayahan serta pelaksanaan tugas pertahanan dan keamanan diharapkan dapat berjalan lebih fokus," ujar mantan Komandan Sekolah Raider Pusdiklat Passus ini.
Apel penyerahan satuan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan simbol kesinambungan tanggung jawab, loyalitas, dan pengabdian. Tongkat komando boleh berpindah tangan, tetapi semangat menjaga kehormatan satuan dan mengabdi kepada bangsa dan negara harus tetap menyala dalam diri setiap prajurit.
Dengan semangat kebersamaan dan soliditas yang terpelihara, keluarga besar Kodam IV/Diponegoro diharapkan terus melangkah menghadapi tantangan tugas ke depan, melanjutkan capaian yang telah dirintis, serta memperkuat komitmen untuk menjadi satuan yang profesional, modern, dan semakin dekat dengan rakyat.
Sebelumnya kedatangan Mayjen TNI Sudaryanto disambut langsung oleh Achiruddin dan para prajurit Kodam IV/Diponegoro. Selanjutnya, mereka melakukan tradisi penerimaan Pangdam di Serambi Kehormatan. Lalu, acara dilanjutkan dengan apel penyerahan satuan. (N/ Irawan Ranoe/Pendam IV/Diponegoro)
