Sekitar pukul 07.35 WIB pesawat dengan nomor registrasi A-4001 menyentuh landasan, disambut dengan tradisi water salute oleh mobil pemadam kebakaran yang menyemprotkan lengkungan air di sisi kanan dan kiri pesawat.
Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan penyerahan simbolis dari pemerintah kepada institusi militer: Presiden Prabowo Subianto menyerahkan pesawat kepada Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku Panglima TNI, yang kemudian diserahkan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
Kontrak pembelian dua unit A400M sebelumnya telah ditandatangani pada ajang Dubai Airshow 2021 saat Prabowo masih menjadi Menteri Pertahanan (Menhan). Dan unit pertama akhirnya tiba di Indonesia setelah melalui proses panjang pengadaan dan pelatihan.
Kehadiran A400M membawa peningkatan kemampuan angkut strategis TNI AU. Pesawat ini mampu mengangkut beban hingga 37 ton dan dirancang untuk berbagai lokasi pendaratan, bahkan di jalur berlandas pendek atau belum beraspal, sehingga cocok untuk misi logistik, kemanusiaan, maupun operasi di medan terpencil.
Penempatan pesawat ini akan berada di Skadron Udara 31 di Lanud Halim Perdanakusuma, menandai era baru dalam modernisasi armada angkut udara nasional.
Dengan hadirnya A400M, TNI Angkatan Udara tidak hanya meningkatkan kapasitas angkut dan mobilitas logistik, tetapi juga mengukuhkan komitmen Indonesia dalam memperkuat kedaulatan udara dan kesiapan militer. Momen ini menjadi tonggak penting yang akan dikenang sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat alutsista TNI Angkatan Udara di era modern.
Airbus menyatakan bahwa dua pesawat A400M/MRTT Alpha 4001 pesanan Indonesia akan dipasang alat pemadam kebakaran.
“Sebagai konteks dari penyerahan pesawat A400M ini, Indonesia akan mengkaji potensi mengintegrasikan perangkat pemadam kebakaran (firefighting kit) pesawat A400M yang baru dikembangkan pada kedua pesawat tersebut,” tulis siaran pers Airbus, dikutip Selasa (4/11/2025).
Sebagai konteks dari penyerahan pesawat A400M, Indonesia akan mengkaji potensi mengintegrasikan perangkat pemadam kebakaran.
Perangkat modular roll-on atau roll-off ini memungkinkan pesawat A400M untuk dikonfigurasi dengan cepat menjadi pesawat pemadam kebakaran udara, yang mampu membawa hingga 20.000 liter air atau bahan retardant dalam satu kali misi.
“Kapabilitas baru ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menanggulangi kebakaran hutan di wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau,” demikian pernyataan Airbus.
Presiden Prabowo juga telah memerintahkan TNI AU segera memesan modul ambulans udara untuk A400M.
“Saya perintahkan kita segera pesan modul ambulans udara, dan juga saya sudah instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat menghadapi kebakaran hutan,” ujar Presiden Prabowo. (N. Irawan Ranoe/ Aribus)




Posting Komentar